Minggu, 29 Mei 2016

Struktur Bumi

Hai para pembaca kenal sains! Sebelum kita membahas topik dibawah ini, saya mau minta maaf karena saya lama tidak posting artikel lagi. Dikarenakan saya mengikuti UN, dan sedang bosan menulis. Makhlum saya merupakan siswa smp yang masih banyak belajar dan cepat bosan hehe. Ok, tanpa panjang lebar kata lagi, simak saja artikel di bawah ini!

Seperti yang sudah kita ketahui, seluruh benda yang ada di dunia ini tersusun dari suatu hal. Mulai manusia, tv, kabel, tanaman, laptop, penggaris, dan semua ada di jagat raya tak terkecuali bumi. Apa yang menyusun bumi akan kita ulas kali ini. Lebih tepatnya kita akan mengulas struktur bumi. Sebagai warga bumi yang baik kita mengenal bumi kita. Jadi fokuskan perhatian anda !

Kalo orang dan "wikipedia" bilang bumi itu seperti bawang, strukturnya berlapis - lapis. Namun bagi saya sih, bumi lebih mirip seperti buah apel. Kulitnya tipis, dagingnya tebal, dan inti apel tidak terlalu besar. Bingung bagaimana membayangkannya? Setelah anda membaca artikel ini anda akan mengerti kemiripan apel dan bumi.

Bumi dan Apel
Mirip? Bagi saya Iya

Secara umum, struktur bumi dibagi menjadi tiga. Yaitu kerak bumi, mantel, dan inti bumi :

1.   Kerak Bumi

Dimulai dari lapisan teratas, yaitu kerak bumi. Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi yang menjadi tempat tinggal kita. Unsur penyusun utamanya adalah oksigen, silikon, magnesium, aluminium, besi, kalium, kalsium, dll. Jika dibandingkan dengan bumi, kerak ini sangat tipis, tebalnya hanya sekitar 20 - 75 km saja. Karena keraknya sangat tipis, maka kerak bumi kita anggap sebagai kulit apel.

Kerak bumi dibagi menjadi 2, yaitu kerak benua dan samudra. Kerak benua disusun oleh batuan granit, sementara kerak samudra disusun oleh batuan basalt yang lebih padat dari batuan granit. Jika kerak bumi ini kita gali, semakin dalam maka temperaturnya semakin panas. Suhunya bisa mencapai 1.000°C


2.   Mantel Bumi

Lanjut ke bagian bumi yang paling besar, yaitu mantel bumi. Mantel / selubung bumi adalah lapisan berbatu yang berada di antara kerak bumi dan inti bumi. Isinya adalah batuan dan material yang telah mencair karena suhu yang tinggi. Batuan cair tersebut biasa kita sebut magma. Ketebalannya mencapai 2.900 Km sehingga mantel menjadi bagian bumi terbesar yang menempati 85% volume bumi.

Mantel terdiri dari tiga lapisan, yaitu litosfer, astenosfer, dan mesosfer. Litosfer merupakkan lapisan teratas mantel yang masih tergabung dalam kerak bumi, sehingga masih berupa batuan padat. Astenosfer merupakan lapisan yang berada di kedalaman 100 - 350 km, disinilah batuan mulai mencair bentuk magma. Sementara mesosfer berada di kedalaman 350 - 2.800 km dan berupa magma yang padat, namun masih berupa wujud cair.


3.   Inti Bumi

Mari berlanjut ke "inti apel" kita, yaitu inti bumi. Inti bumi merupakan lapisan terdalam dan terpanas di bumi. Pusat dari inti bumi diperkirakan berada pada kedalaman ~6.000 km. Inti bumi tersusun dari nikel, besi, dan elemen lain. Inti bumi dibagi lagi menjadi 2 lapisan, yaitu inti luar dan inti dalam. Kedua inti dibedakan berdasarkan wujudnya, yaitu inti luar yang berwujud cair, dan inti dalam yang berwujud padat.

Inti luar bumi membentang dengan radius 3.400 km dengan kedalaman 2.900 - 5.150. Suhu di inti luar diperkirakan mencapai 4.000°C di area luar dan 5.400°C pada perbatasan inti luar dan dalam.

Inti dalam bumi mempunyai radius ~1.200 km dengan kedalaman 5.200 - 6.000 km. Suhu inti bumi diperkirakan mencapai 5.900°C.

Suhu yang sangat panas di inti bumi membuat besi dan nikel dengan mudah meleleh. Namun, mengapa inti dalam bumi berwujud padat. Hal ini disebabkan karena tekanan yang sangat besar pada inti dalam bumi. Sehingga besi yang semula berwujud cair memadat karena tekanan.


Kesimpulannya adalah Bumi = Super Mega Apple, sengaja dibuat berlebihan karena perbandingan ukuran. Tidak saya namakan "Big Apple" karena nama tersebut merupakan julukan untuk NYC (New York City). Hehehe


Nah, sudah dulu pembahasan kali ini ya! Semoga bermanfaat!

Minggu, 08 Mei 2016

Tingkatan Organisasi Organisme

Ada suatu benda. Benda tersebut disusun oleh partikel - partikel yang sama. Partikel - partikel tersebut tersusun atas beberapa molekul. Molekul disusun oleh senyawa atau unsur. Unsur dan senyawa disusun oleh atom, dan atom disusun oleh proton, neutron, dan elektron. Dari sini, dapat kita simpulkan bahwa suatu benda disusun oleh sesuatu yang lebih kecil. Benar?

Sama seperti benda, suatu organisme juga tersusun dari sesuatu yang lebih kecil. Sesuatu yang lebih kecil tersebut membentuk tingkatan sendiri. Sehingga dalam biologi, ada yang disebut tingkatan organisasi organisme.

Terdapat 5 tingkatan organisasi organisme. Berikut adalah penjelasannya mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar :

1.   Sel


Sel pada Manusia
Sel pada Manusia
Sel merupakan materi penyusun makhluk hidup yang paling sederhana. Sebuah sel terdiri dari membran sel, sitoplasma beserta organel sel, dan inti sel. Sel menyusun segala yang ada dalam makhluk hidup. Mulai dari jantung, hati, otak, tulang, saraf, dsb. . Oleh karena itu sel dianggap sebagai dasar penyusun suatu makhluk hidup.

Kalian bisa mengenal sel lebih dekat dalam artikel ini : Mengenal Bagian dan Organel Sel

2.   Jaringan


Jaringan Adiposa atau Lemak
Jaringan Adiposa atau Lemak
Maju 1 tingkat diatas sel, kini ada jaringan. Jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Dengan kata lain, jaringan dibentuk dengan sel yang telah terspesialisasi baik dari ukuran dan fungsi. Contoh jaringan yang ada dalam manusia adalah jaringan darah, jaringan saraf, jaringan limfa, jaringan adiposa (lemak), dll. .

3.   Organ


Organ Hati
Organ Hati
Dalam ilmu biologi, organ diartikan sebagai kumpulan jaringan yang bekerja sama melakukan suatu tugas tertentu. Jadi, dalam suatu organ bisa terdapat beberapa jaringan. Contohnya organ hati. Organ hati tersusun dari jaringan otot, saraf, ikat, darah, limfa, dan lemak. Semua jaringan ini membentuk hati dan bekerja sama untuk menawarkan racun yang ada dalam tubuh.


4.   Sistem Organ

Sistem Pencernaan Manusia
Sistem Pencernaan Manusia
Lain dengan organ, sistem organ lebih kompleks daripada organ. Sistem organ sendiri merupakan kumpulan organ yang bekerja sama untuk melakukan suatu fungsi hidup tertentu. Contohnya sistem transportasi pada manusia. Sistem transportasi terdiri dari beberapa organ, yaitu jantung, pembuluh darah, darah, dan getah bening. Sistem ini berfungsi untuk mengangkut dan mendistribusikan zat yang ada di dalam tubuh.


5.   Organisme

Makhluk Hidup : Burung Beo
Organisme : Burung Beo
Akhirnya sampai pada finalnya yaitu organisme. Organisme tersusun atas beberapa sistem organ yang melakukan fungsinya bersama - sama. Sistem organ tersebut akhirnya membentuk suatu kehidupan. Contohnya sangat sederhana, yaitu semua yang membaca artikel ini. Benar begitu?


Ok, sampai disini dulu. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan pembaca. Tunggu artikel saya selanjutnya ya! Bye!



Sabtu, 30 April 2016

Zat dan Wujudnya

Apa kabar pembaca kenalsains.blogspot.com . Kali ini saya akan berbagi sedikit ilmu yang saya ketahui yaitu seputar zat dan wujudnya. Simak berikut ini!

Dalam ilmu fisika, zat diartikan sebagai sesuatu yang memiliki massa dan mempunyai volume/menempati ruang. Suatu zat tersusun dari bagian yang lebih kecil yang disebut partikel.

Zat dan Wujudnya
Zat Padat : Batu

Suatu zat mempunyai wujud yang berbeda - beda. Wujud zat tersebut ditentukan berdasarkan posisi partikelnya. Posisi antar partikel sendiri ditentukan dengan gaya tarik - menarik antar molekul. Wujud tersebut antara lain :

1.   Zat Padat
      Zat jenis ini mempunyai gaya tarik antar partikel yang kuat. Sehingga jarak antar partikel menjadi rapat. Sifat bentuk dan volume dari zat ini adalah tetap.

2.   Zat Cair
      Zat cair memiliki gaya tarik partikel yang agak lemah. Jarak partikelnya menjadi agak berjauhan. Oleh karena itu, sifat bentuk dari zat cair adalah berubah sesuai wadahnya. Namun sifat volumenya masih tetap.

3.   Zat Gas
      Gaya antar partikel dalam wujud gas lemah, membuat partikelnya saling berjauhan. Hal ini menyebabkan bentuk dan volume gas berubah - ubah.

Sebuah zat dapat berubah menjadi zat satu ke zat yang lain. Contohnya seperti air menguap, wujud air berubah dari cair menjadi gas. Perubahan tersebut merupakan perubahan wujud. Hal yang mempengaruhi perubahan wujud adalah kalor (panas) dan tekanan.

Kalor pada perubahan wujud mempengaruhi kecepatan gerakan partikel. Semakin cepat gerakan partikel, maka gaya tarik menarik antar partikel menjadi lebih lemah. Begitu juga dengan sebaliknya. Contohnya seperti es (padat) ketika dipanaskan akan menjadi air (cair).

Sementara tekanan berpengaruh pada kerapatan partikel. Semakin besar tekanan maka semakin rapat partikelnya. Contohnya seperti LPG (Liquid Petrolium Gas). Sebenarnya LPG adalah gas, namun di dalam tabung LPG berwujud cair. Mengapa? Karena tabung diberikan tekanan yang besar sehingga partikel LPG menjadi rapat dari gas ke bentuk cair. Hal ini menambah kapasitas LPG.

Perubahan wujud dengan kalor (panas) dapat digambarkan seperti segitiga berikut ini :

Perubahan Wujud Fisika
Segitiga Perubahan Wujud

Dari gambar tersebut, terdapat 6 proses perubahan wujud yaitu :

1.   Mencair (Padat ke Cair)
      Proses ini membutuhkan kalor. Contoh : Es mencair menjadi air.

2.   Menguap (Cair ke Gas)
      Proses ini membutuhkan kalor. Contoh : Air menguap menjadi gas.

3.   Menyublim (Padat ke Gas)
      Proses ini membutuhkan kalor. Contoh : Kapur barus yang dibiarkan lama - kelamaan akan habis.

4.   Mengkristal (Gas ke Padat)
      Proses ini melepaskan kalor. Contoh : Uap air menjadi salju/kristal es.

5.   Mengembun (Gas ke Cair)
      Proses ini melepaskan kalor. Contoh : Uap air menjadi embun pada tanaman.

6.   Membeku (Cair ke Padat)
      Proses ini melepaskan kalor. Contoh : Air dibekukan menjadi es.


Sekian dulu dari saya. Semoga bermanfaat!  

Kamis, 28 April 2016

Mengenal Bagian dan Organel Sel

Semua makhluk hidup yang ada di dunia ini tersusun dari sel. Sel tidak terlihat secara kasat mata. Sel dapat kita lihat melalui mikroskop. Namun kali ini kamu tidak memerlukan mikroskop untuk melihatnya karena saya akan menunjukkan gambarnya dan menjelaskan kepada kalian.

Sel
Sel

Dalam ilmu biologi, sel diartikan sebagai materi penyusun makhluk hidup yang paling sederhana dan dapat hidup. Walaupun merupakan materi penyusun makhluk hidup, banyak makhluk hidup yang hanya mempunyai 1 sel saja. Makhluk hidup tersebut disebut organisme uniseluler.

Sel dapat berkembang biak dengan membelah diri. Layaknya makhluk hidup, sel membutuhkan energi. Namun, sel juga dapat menghasilkan energi.

Bagian dan Organel Sel
Bagian dan Organel Sel
Sel mempunyai 3 bagian, yaitu membran/dinding, sitoplasma, dan inti sel. Sel juga mempunyai organ. Organ tersebut disebut organel. Organel digunakan untuk mendukung seluruh kegiatan yang ada di sel.


Berikut adalah bagian sel :

1.   Membran sel
      Membran sel adalah bagian terluar pada sel. Membran sel berfungsi untuk melindungi sel dan mengatur pertukaran zat dari luar ke dalam sel dan sebaliknya.

      Membran sel pada tumbuhan dilapisi oleh dinding sel. Dinding sel membuat sel tumbuhan menjadi lebih kokoh dan kaku. Zat yang penyusun dinding sel adalah selulosa. Itulah sebabnya mengapa tumbuhan menjadi lebih kaku.


2.   Sitoplasma
      Sitoplasma merupakan cairan/gel yang terdapat di dalam sel. Sitoplasma berfungsi sebagai transportasi zat dan tempat berlangsungnya kehidupan sel. Mengapa? Karena di dalam sitoplasma terdapat organel sel sebagai "Organ" bagi sel.


3.   Nukleus (Inti Sel)
      Nukleus merupakan inti dari sel. Nukleus bisa kita anggap sebagai "Otak" bagi sel. Karena nukleus berfungsi sebagai pengatur semua kegiatan yang ada di sel. Tidak hanya itu, nukleus juga berfungsi sebagai pengatur sintesis protein dan pengendali pembelahan sel.


Sementara itu, berikut adalah fungsi dari organel - organel sel :

1.   Mitokondria
      Mitokondria merupakan organel sel penghasil energi. Funsinya adalah menghasilkan energi dalam bentuk ATP dari makanan dan oksigen. Organel ini banyak terdapat dalam sel yang aktif. Biasanya banyak terdapat pada sel otot, hati, ginjal, dan bagian lain yang membutuhkan banyak energi.

      Mitokondria berbentuk lonjong dengan membran rangkap. Dikelilingi 2 membran yaitu membran dalam dan luar. Membran dalam berbentuk lipatan - lipatan membentuk krista. Krista berfungsi untuk menyerap oksigen untuk respirasi.

2.   Ribosom
      Organel ini terletak bebas di sitoplasma dan menempel di retikulum endoplasma kasar (RE Kasar). Ribosom berukuran sangat kecil. Berguna dalam sintesis protein dalam sel.

3.   Retikulum Endoplasma (RE)
      Retikulum endoplasma berbentuk kantong pipih, tabung, atau bundar. Retikulum endoplasma saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Fungsinya adalah sebagai transportasi zat, penghubung sitoplasma dengan selaput luar inti, menetralisir bahan toksik, serta sintesis glikolipid, fosfolipid, dll.

      Dalam sel, terdapat 2 macam RE, yaitu RE kasar dan RE halus. Bedanya adalah RE kasar ditempeli oleh ribosom pada permukaannya. Sementara RE halus tidak ditempeli ribosom.

4.   Badan Golgi
      Badan Golgi adalah organel sel yang berbentuk tumpukan kantong - kantong pipih. Kantong tersebut dibatasi selapis membran yang bernama saccula. Memiliki 2 permukaan yaitu permukaan luar yang berbentuk cembung dan permukaan dalam yang berbentuk cekung.

      Fungsi badan golgi adalah sebagai penghasil lisosom, penyimpan protein, penyimpan enzim yang akan disekresikan, dan pembentuk akrosom pada spermatozoa. Pada sel tumbuhan, badan golgi disebut diktiosom. Pada diktiosom terjadi proses pembuatan polisakarida dalam bentuk selulosa. Selulosa ini digunakan tumbuhan untuk menyusun dinding sel.

5.   Vakuola
      Vakuola adalah organel yang berfungsi sebagai penyimpan zat makanan dan sisa metabolisme. Vakuola berupa rongga berisi cairan yang dibatasi selaput tipis bernama tonoplas. Vakuola dimiliki oleh sel hewan dan sel tumbuhan, namun pada sel tumbuhan vakuola berukuran lebih besar.

6.   Lisosom
      Organel ini hanya terdapat pada sel hewan saja. Lisosom berbentuk seperti bola dengan selapis membran. Fungsinya adalah mencerna makanan dalam sel dan fungsi imunitas. Lisosom berguna untuk membersihkan sel yang mati. Tidak hanya itu, lisosom juga memiliki enzim hidrolitik untuk mencerna bakteri patogen yang masuk dalam tubuh. Maka tidak heran jika lisosom banyak ditemukan pada sel darah, terutama sel darah putih.

7.   Sentrosom
      Sama seperti lisosom, sentrosom hanya terdapat pada sel hewan. Sentrosom berperan dalam pembelahan sel. Sentrosom sendiri terdiri dari 2 sentriol. Setiap sentriol membentuk mikrotubul yang berfungsi untuk menggerakkan kromosom saat sel membelah.

8.   Plastida
      Plastida hanya terdapat pada sel tumbuhan. Kerja plastida sangat dipengaruhi oleh cahaya. Ada 2 macam plastida, yaitu plastida berwarna dan tidak berwarna. Plastida berwarna dinamakan kromoplas, sementara plastida tidak berwarna dinamakan leukoplas.

      Contoh paling umum kromoplas yaitu kloroplas sebagai tempat fotosintesis. Sementara leukoplas contohnya adalah amiloplas sebagai pembuat amilum, dan lipoplas sebagai pembuat lemak.



Walaupun berukuran sangat kecil, ternyata sel sangat kompleks isinya. Dari sel yang kecil lahirlah kehidupan. Oleh karena itu, jangan sepelekan yang kecil karena ukuran tidaklah penting. Semoga bermanfaat!

Kamis, 21 April 2016

Pengertian Gaya dalam Fisika

Apa kabar para pecinta sains ! Kali ini, saya akan menjelaskan sedikit tentang gaya. Lebih tepatnya lagi, yaitu pengertian gaya dalam ilmu fisika. Simak berikut ini !

Pengertian Gaya
Ilustrasi Gaya
Secara umum, gaya diartikan sebagai tarikan dan dorongan. Namun, secara lebih spesifik, gaya dartikan sebagai segala interaksi yang menyebabkan perubahan pada benda yang memiliki massa. Perubahan yang dimaksud adalah gerak, arah, dan bentuk. Semakin besar gaya yang diberikan, maka semakin besar pula perubahan yang terjadi.

Dalam fisika, gaya dilambangkan dengan lambang F (Force). Gaya mempunyai besaran dan arah, sehingga gaya merupakan besaran vektor. Satuan Internasional (SI) yang dipakai adalah N (Newton) atau kg m/s2.

Sebenarnya, terdapat banyak sekali gaya yang ada di dunia ini. Yang jarang kita ketahui, yaitu ternyata semua gaya berdasarkan pada 3 jenis gaya saja. 3 jenis gaya tersebut adalah :

1.   Gaya Elektromagnetik
Gaya elektromagnetik merupakan gaya yang dihasilkan dari partikel bermuatan listrik. Gaya ini menjaga proton dan elektron tetap dalam suatu atom. Tidak hanya itu, molekul tersusun oleh atom dikarenakan adanya gaya ini.

2.   Gaya Gravitasi
Yang satu ini sudah tidak asing bagi kita. Namun, gaya yang dimaksud adalah gaya yang terdapat pada semua partikel bermassa. Gaya gravitasi menyebabkan partikel bermassa saling tarik menarik. Gaya ini dapat berupa gaya yang sangat besar.

3.   Gaya Nuklir
Gaya Nuklir yang dimaksud bukan nuklir yang ada di PLTN, apalagi bom. Gaya nuklir yang dimaksud adalah gaya yang terdapat pada 2 / lebih elektron. Gaya ini menyebabkan proton dan neutron terikat menjadi inti atom. Hanya saja, gaya ini terdapat dalam jarak yang sangat dekat.

Sekian dulu pembahasan seputar pengertian dari gaya dalam ilmu fisika. Semoga bermanfaat!


Senin, 18 April 2016

Konstelasi Bintang (Rasi Bintang)

Coba kamu bayangkan kondisi di bawah ini

Matahari terbenam tanda malam telah tiba. Langit gelap dihiasi gemerlap bintang yang bersinar terang. Suatu ketika kamu melihat bintang tersebut. Kemudian kreativitas otak kamu mulai bekerja. Apa yang terjadi?

Dengan jari, kamu mencoba melukis sesuatu. Kamu mulai menghubungkan bintang bintang dengan garis khayal. Garis garis tersebut membentuk hal hal yang ada di sekitar kita. Bentuk tersebut bisa berbentuk layang layang, beruang kutub, dll. Mengapa bisa demikian?

Mulai penjelasannya ya

Konstelasi Bintang (Rasi Bintang)
Konstelasi Bintang (Rasi Bintang)

Bentuk yang kamu lihat tersebut dinamakan konstelasi bintang atau istilah umumnya rasi bintang. Konstelasi bintang merupakan bintang bintang yang tampak membentuk suatu formasi tertentu. Namun, kebanyakan bintang bintang tersebut tidak memiliki hubungan untuk membentuk formasi/kumpulan yang dimaksud. Jadi, walaupun kumpulan bintang dapat membentul suatu konstelasi, bukan berarti bintang tersebut saling berkumpul.

Hingga saat ini, sudah terdapat 88 konstelasi bintang yang ditetapkan dan resmi. Sebuah konstelasi diresmikan oleh Himpunan Astronomi Internasional. Ada juga konstelasi yang tidak resmi namun dikenal luas dalam masyarakat. Konstelasi yang tidak resmi tersebut dinamakan Asterisma.

Mengapa muncul Asterisma?

Well, otak manusia telah berevolusi menjadikan manusia pintar mengenali pola. Salah satunya mengenali pola bintang. Sehingga, tidak heran jika manusia sudah memanfaatkan bintang sejak dulu. Dengan berbagai budaya, masyarakat, dan kepercayaan, manusia di seluruh bumi membentuk dan mengenalkan konstelasi yang berbeda - beda. Akhirnya munculah konstelasi yang beragam dari seluruh dunia.

Keragaman tersebut menimbulkan perbedaan. Akhirnya Himpunan Astronomi Internasional mengelompokkan langit konstelasi tersebut. Hingga 88 konstelasi bintang terkelompokkan dan diresmikan. Sementara lainnya dimasukkan dalam Asterisma.

88 konstelasi bintang yang resmi tersebut sudah mempunyai batas langit yang jelas antara konstelasi satu dan yang lain. Sehingga 1 konstelasi mewakili 1 arah saja. Sementara Asterisma belum memenuhi syarat tersebut.

Dari dulu, konstelasi atau rasi bintang mempunyai banyak manfaat. Seperti penunjuk arah, penunjuk datangnya suatu musim, pertanda kejadian, atau ramalan horoskop (?). Sepertinya 2 terakhir agak... entahlah. BTW, berikut adalah contoh rasi bintang yang terkenal :

1.   Rasi Bintang Ursa Major dan Ursa Minor

Ursa Major dan Ursa Minor
Ursa Major (Bawah) dan Ursa Minor (Atas)

Keduanya berbentuk mirip namun berbeda skala saja. Sama sama berbentuk seperti gayung, dan dapat diteruskan menjadi bentuk beruang. Rasi bintang ini terkenal karena dapat menunjukkan arah utara.

2.   Rasi Bintang Crux

Rasi Bintang Crux / Salib Selatan
Rasi Bintang Crux / Salib Selatan
Rasi Bintang Crux / Salib Selatan
Rasi Bintang Crux / Salib Selatan
Sebut saja salib selatan atau gubug penceng. Seperti namanya, berbentuk seperti salib atau diagonal layang layang. Rasi bintang ini dapat menunjukkan arah selatan.

3.   Rasi Bintang Orion

Rasi Bintang Orion / Waluku
Rasi Bintang Orion / Waluku
Rasi Bintang Orion / Waluku
Rasi Bintang Orion / Waluku

Rasi bintang orion dalam Bahasa Indonesia disebut rasi bintang waluku. Berbentuk seperti pemburu dengan 3 bintang yang berdekatan membentuk sabuk orion (Orion Belt). Rasi bintang ini dapat menjadi petunjuk arah barat. Tidak hanya itu, bagi para petani munculnya rasi bintang ini menjadi pertanda tibanya musim bercocok tanam.

4.  12 Rasi Bintang Horoskop

Rasi Bintang pada Horoskop
Rasi Bintang pada Horoskop

Yang paling populer nih, biasanya dicocokan dengan tanggal lahir kan? Sebut saja horoskop / zodiak. Soal nama tidak usah saya sebutkan karena pembaca pasti tahu (Clue ada di gambar).


Sekian dari saya untuk pembahasan seputar konstelasi bintang atau rasi bintang. Bila ada pertanyaan komen saja dibawah. Semoga bermanfaat !





Jumat, 15 April 2016

Mengenal Tata Surya

Tata surya. Kata ini sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bagaimana tidak, karena mungkin (hampir) segala hal yang kita lakukan selama kita hidup dilakukan di tata surya. Mengapa? Karena di tata suryalah ada bumi tempat kita tinggal dan hidup.

Dalam tata surya, terdapat banyak sekali hal yang dapat ditemukan. Tetapi, terkadang banyak orang yang berpikiran bahwa tata surya hanya sebatas 8 planet mengelilingi matahari. Kalau itu sih, anak TK sekarang juga sudah tahu. Oleh karena itu, kini saya akan berbagi untuk kalian yang ingin mengenal tata surya lebih jauh. Check this out!

Pengertian Tata Surya


Tata Surya
Tata Surya

Apa sih yang dimaksud tata surya? Tata surya adalah suatu sistem dimana kumpulan benda - benda langit terikat oleh matahari (Surya). Benda - benda tersebut terikat karena adanya gaya gravitasi yang dihasilkan oleh matahari. Kebanyakan benda - benda tersebut bergerak mengitari matahari.

Asal - Usul Terbentuknya Tata Surya


Terbentuknya tata surya hingga saat ini masih menjadi perdebatan banyak ahli. Namun, beberapa ahli telah mengeluarkan teori tentang terbentuknya tata surya. Berikut adalah beberapa teorinya : 
  • Teori Nebula
  • Teori Planetisimal
  • Teori Pasang Surut Bintang
  • Teori Kondensasi
  • Teori Bintang Kembar, dan
  • Teori Protoplanet

Struktur dan Komponen Tata Surya


Tata surya berpusat pada matahari. Hampir semua benda - benda langit yang berukuran besar bergerak mengelilingi matahari. Lintasan yang dilalui benda - benda langit saat mengelilingi matahari disebut Orbit. Orbit dipengaruhi oleh gaya gravitasi.

Orbit benda - benda langit berbentuk elips. Hal ini dinyatakan dalam Hukum Gerakan Planet Keppler. Karena orbitnya berbentuk elips, maka suatu saat benda tersebut dapat mencapai jarak terjauh atau terdekat terhadap matahari. Jarak terjauh dari matahari disebut Aphelion. Sementara jarak terdekat dari matahari disebut Perihelion. 

Dalam tata surya, terdapat objek yang menyusunnya, yaitu : 

1.   Matahari
2.   Planet Dalam, terdiri atas :
  • Merkurius
  • Venus
  • Bumi
  • Mars
3.   Sabuk Asteroid
4.   Planet Luar, terdiri atas : 
  • Jupiter
  • Saturnus
  • Uranus
  • Neptunus
5.   Planet Kerdil, terdiri atas : 
  • Pluto
  • Ceres
  • Haumea
  • Makemake
  • Eris
6.   Komet
7.   Satelit
8.   Centaur, dan
9.   Sabuk Kuiper

Tidak hanya itu, tata surya juga dibagi menjadi beberapa zona, yaitu :

1.   Tata Surya Dalam


Bagian Dalam Tata Surya
4 Planet Tata Surya bagian Dalam

Secara umum, tata surya bagian dalam terdiri dari matahari dan planet bagian dalam / planet kebumian. Terdapat 4 planet bagian dalam, yaitu merkurius, venus, bumi, dan mars. Pengelompokan planet dalam didasarkan pada wujudnya, yaitu tersusun atas batuan padat dan tidak memiliki cincin. 2 planet bagian dalam mempunyai satelit, yaitu bumi dengan satelitnya bulan, serta mars dengan satelitnya deimos dan phobos.

2.   Sabuk Asteroid

Sabuk Asteroid Tata Surya
Perkiraan bentuk Sabuk Asteroid 
Apa itu asteroid? Asteroid adalah benda langit tak beraturan yang tersusun atas batuan dan mineral logam yang membeku. Maka apa artinya sabuk asteroid? Sabuk asteroid adalah daerah yang dipenuhi asteroid. Dalam sabuk asteroid, terdapat asteroid dengan berbagai ukuran dan sebuah planet kerdil bernama ceres.

3.   Tata Surya Luar

4 Planet Tata Surya bagian Luar
4 Planet Tata Surya bagian Luar
Bagian ini berisi 4 planet raksasa yang tersusun dari gas. 4 planet ini adalah jupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. Satelitnya juga berukuran besar, beberapa berukuran seperti planet. Setiap planet raksasa mempunyai cincin planet sendiri. Tidak hanya itu, tata surya bagian luar juga terdapat komet dan centaur.

4.   Daerah Trans - Neptunus

Sabuk Kuiper Tata Surya
Sabuk Kuiper yang Berada di Daerah Trans - Neptunus

Dari namanya, sudah dapat diprediksi bahwa letaknya lebih jauh dari neptunus. Dalam daerah ini, terdapat 4 planet kerdil, yaitu pluto, haumea, makemake, dan eris. Terdapat juga sabuk kuiper yang mirip seperti sabuk asteroid, namun terdiri dari es. Selain itu, terdapat sebuah daerah yang berpotongan dengan orbit sabuk kuiper bernama piringan tersebar.


Sebenarnya, masih banyak lagi yang ada dalam tata surya. Namun, keterbatasan kita menghambat kita untuk menjelajahi tata surya yang berukuran sangat besar ini. Semoga di masa depan manusia dapat mempelajari tata surya lebih jauh dengan kemajuan teknologinya. Semoga bermanfaat!