Minggu, 10 April 2016

Proses Terjadinya Hujan

Hujan adalah peristiwa turunnya air dari atmosfer ke bumi atau laut. Proses ini merupakan bagian dari siklus air. Peran hujan di bumi sangat besar bagi kehidupan manusia dan segala isinya. Tanpa adanya hujan, maka tidak ada air yang kembali ke darat. Dan artinya, tanpa hujan kekacauan akan terjadi dimana – mana.

Wallpaper Hujan
Hujan
Tetapi apa sih yang menyebabkan terjadinya hujan? Jika kawan penasaran, mari simak berikut ini.
Semua ini berawal dari air yang berada di permukaan bumi. 


Awalnya, air akan menguap karena dipanaskan oleh matahari. Uap air ini akan bergerak ke atas pada ketinggian tertentu. Karena suhu di sekitar uap air lebih rendah daripada uap air sendiri, maka uap akan menjadi embun bahkan es. Rendahnya suhu ini juga yang membuat embun/es memadat atau mengalami kondensasi membentuk awan.



Proses Terbentuknya Awan
Proses terbentuknya awan


Awan yang terbentuk dari kondensasi ini masih kecil. Tetapi, angin akan membantu awan tersebut menjadi awan yang lebih besar. Bagaimana caranya?  Angin akan membawa awan  - awan bergerak searah dengan arah angin. Karena kecepatan awan berbeda – beda tergantung pada beratnya, maka terjadilah penggabungan awan menjadi awan yang lebih besar.

Awan akan terus membesar hingga awan menjadi sangat berat. Hingga tiba saatnya awan tidak akan sanggup menahan embun/es yang berada di awan. Karena hukum gravitasi, embun/es tersebut jatuh ke permukaan bumi. Semakin ke bawah maka semakin tinggi temperaturnya. Es dan embun yang turun akan menjadi air.

Proses Terjadinya Hujan
Proses terjadinya hujan
Air – air yang turun ke bumi inilah yang sampai saat ini kita sebut dengan hujan. Lebat tidaknya hujan bergantung pada besarnya awan. Semakin besar awan, semakin banyak embun/es yang terkandung, sama dengan semakin lebat hujan tersebut.


Itulah kawan penjelasan dari proses terjadinya hujan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar